파 샤 Shamedia Personal Website

My Birthday

My Birthday

Writer : ShamediA@2011

Cast : Rizcy HP

Notes :

“Cerita ini adalah sebuah persembahan untuk My Beloved Eonni, dimana di dalam cerita ini penulis mencoba menggambarkan bagaimana kondisi dia saat itu (22 May 2011)

Maaf kalau cerita ini tidak sesuai dengan realitas sebenarnya, namun cerita ini murni hanyalah imajinasi penulis belaka, apabila tidak berkenan boleh dihina, diejek dan dihapus *melas*

Dan especially for Mbakku, Rizcy HP. Mianhae, gomenasai, afwan, sorry dan maaf yang sebesar – besarnya aku baru bisa buat ini. Jangan marah ya (T_T)

Sekali lagi, for my beloved eonni.. saengil chukkae hamnida.. (^o^) “

*ini comot dari fbku, udah lama ku post disana sebenernya hehe*

***CUE***

Gadis itu terpaku menatap jalanan depan kosnya sambil mendekap erat kedua kakinya menahan dinginnya angin malam. jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari, namun gadis itu tak jua terlelap sedikit pun. tak ada rasa kantuk yang menyerangnya seperti saat ia bekerja di kantor ataupun ketika ia menerima mata kuliah di kampus. ada hal yang ia fikirkan hingga membuatnya tak bisa terlelap malam ini.

Tepat pukul 12 malam tadi adalah awal memasuki hari ulang tahunnya yang ke 20. umumnya ketika ulang tahun seseorang akan merasa bahagia, namun tidak dengannya. kali ini dia sangat sedih, berbeda sekali dengan tahun lalu. ya, tahun lalu adalah ulang tahun paling berkesan seumur hidupnya. pada waktu itu, teman – temannya masih ada bersamanya disini. Namun saat ini, dia hanya sendiri bertemankan angin malam dan kucing liar yang sering menemaninya. Kucing putih bertotol abu – abu itu menjadi satu – satunya penghibur ketika ia merasa sangat sedih.

Hhh…

Desahan panjang terdengar lagi dari nafas gadis itu. Mungkin ini sudah yang ke sekian kalinya. Entah apa yang membuatnya masih bertahan di depan pintu kos sambil menatap langit yang masih gelap dan hanya diterangi bintang – bintang yang saling berkedip satu sama lain. Malam ini bulan tak terlihat bercahaya terang seperti biasanya. Sinarnya meredup dan terlihat mendung. Sama seperti yang dirasakan gadis itu, hatinya sedang meredup tak seperti biasanya. Apakah langit juga mengerti bagaimana perasaannya, sehingga menyelaraskan keduanya. Entahlah.

Tak lama, gadis itu masuk dan menutup pintu kosnya. Dilihatnya kasurnya yang berseprei biru dan bermotif bunga-bunga. Diatasnya terdapat bantal dan ada tas hitamnya yang selalu ia gunakan kemana – mana. Dilihatnya lagi kasur itu. Hatinya kembali merasa tersayat. Kini kasur itu hanya dia tempati sendirian. Memang kasur itu hanya cukup untuk satu orang saja sebenarnya. Tapi dia pernah menggunakan kasur itu dengan teman – temannya dulu, bahkan berebut tidur di kasur itu. Menyebalkan memang, tapi dia sangat merindukan hal itu.

Sebulir air mata mulai menetes dari ujung mata gadis itu. Di sekanya sejenak, mengambil nafas berat dan beranjak ke atas kasurnya. Dibukanya tas hitam bertuliskan axioo dan mengambil laptopnya. Setelah menunggu proses booting yang tak terlalu lama, masuklah ke wallpaper dekstopnya. Muncullah disana foto – fotonya bersama teman – temannya secara bergantian. Dan secara otomatis memori indah yang terekam di otaknya muncul satu persatu layaknya film yang diputar kembali.

Awal perkenalan dengan mereka, teman – teman baru dari daerah yang berbeda. Teman – teman dengan beragam karakter namun tetap satu bahasa pokok (jawa). Teman – teman yang membuat gadis itu sedikit tidak nyaman karena sekali lagi mereka BARU. Hal itu menyebabkan gadis itu tak merasa nyaman berada serumah dengan mereka. Serumah, tidur bersama, makan bersama dan menghabiskan waktu luang bersama. Awalya memang bukan hal yang mudah melakukan aktifitas itu bersama mereka. Namun lama – lama, kedekatan itupun terjadi. Dan membuat gadis itu malah tak ingin berpisah dengan mereka yang BARU itu.

Jalan – jalan pertama kali bersama – sama adalah ke ragunan. Awalnya, gadis itu tak mau pergi. Ia merasa lebih baik menghabiskan akhir pekannya di kos, malas – malasan, nonton film ataupun tidur. Pokoknya lagi ga pengen keluar yang bikin tambah capek. Dan semua teman – teman pun meninggalkan gadis itu sendiri dirumah. Namun, setelah semua teman – temannya pergi. Justru kesepian yang melanda dirinya. Akhirnya sebuah dengan sebuah tekad yang agak nekad. Dan persiapan mental karena pasti akan di ejek oleh teman – temannya. Gadis itu pergi keluar rumah dan berniat menyusul mereka ke ragunan.

“Haha”

Gadis itu tertawa sambil menyeka air matanya. Masih teringat betul kejadian – kejadian yang tercipta di ragunan saat itu. Slideshow di layar LCD Laptop bermerk Axioo itu beranjak menunjukkan foto – foto yang berbeda. Ya, Itu adalah foto – foto ketika mereka ke monas setelah dari ragunan. Masih teringat betapa hujan saat itu membuat semangat jalan – jalan mereka sedikit surut. Namun, namanya juga jalan – jalan sehingga mereka tetap meneruskan perjalanan mereka hingga sampai di monas.

Setelah itu, foto – foto itupun berganti lagi dengan background yang berbeda. Ya, itu adalah foto – foto saat mereka pergi ke bandung bersama – sama. Perjalanan paling gila yang pernah dilakukan untuk pertama kalinya. Hanya membawa 25ribu bisa sampai ke bandung? Dasar gila! Tapi itulah mereka. Mengingat itu, gadis itu kembali tertawa.Namun air matanya tak juga berhenti turun. Rindu masa – masa itu? Tentu saja! Bahkan sangat rindu.

Setelah foto – foto bandung itu, nampak foto – foto yang berbeda dengan background pantai. Yah, itu adalah ketika mereka pergi ke ancol. Masih teringat bagaimana mereka bisa memenuhi sebuah busway hingga busway itu lebih seperti mereka sewa untuk mereka sendiri. Betapa lucunya ketika ada seorang diantara mereka terperosok jatuh saat melangkah dari halte menuju busway. sialnya anak itu *masi inget kan siapa –“ udah jangan diejek lagi ya*

Tapi itulah serunya. Itulah yang sangat dirindukan. Gadis itu masih saja menitikkan air mata. Apalagi ketika slideshow terakhir menampilkan foto sebuah kertas yang dipenuhi tanda tangan dan tulisan yang lebih bisa disebut sebagai ikrar.

“heum..ia rek, 5 tahun lagi ya.. masih lama ya? “ kata Gadis itu di sela isak tangisnya sambil terus memandangi foto itu.

Matanya terlihat sembab dan sedikit bengkak. Namun air mata itu sudah berhenti mengalir. Masih ada sedikit sisa bulir – bulir air mata di ujung matanya. Gadis itu merebahkan diri di kasur bunga – bunganya itu. Menempelkan headset di kepalanya dan memutar lagu – lagu lawas kesukaannya. Dadanya terasa sedikit sesak. Bukan karena asma atau penyakit dalam. Tapi karena rindu. Rindu yang cukup mendalam. Rindu yang dipendamnya sedari beberapa waktu yang lalu. Rindu yang obatnya terpisah jauh darinya. Tersebar di beberapa kota di ibu pertiwi ini. Di sudut kecil pulau kalimantan, di sebuah ibu kota provinsi jawatimur, disebuah kota dingin di jawa timur, di beberapa kota di jawa tengah, di beberapa desa di bali, secuil kota kecil di jawa barat dan tentu saja yang satu kota dengannya.

Sedih? Sangat. Ingin menangis lagi? Sayangnya air mata itu sudah mengering. Menyisakan sebulir rindu yang tak kunjung terobati. Mungkin dengan memejamkan mata dan melayang ke alam mimpi mengingat kembali kenangan – kenangan indah itu bisa sedikit mengobati sakit itu. Sakit karena kerinduan yang terlalu dalam dan tak kunjung berhenti menyiksanya.

Tak lama, gadis itu sudah berhasil memasuki gerbang alam mimpinya. Terlihat seulas senyuman di bibirnya. Entah apa yang terjadi disana. Semoga mimpi itu bisa sedikit mengobati luka rindu di dalam hatinya. Dan semoga ketika mata gadis itu terbuka esok, semangat baru timbul dari dalam dirinya. Senyuman akan terus terukir di wajahnya dan hari – harinya akan ia jalani dengan bahagia dan semangat. Walaupun kerinduan itu masih saja hinggap. Namun gadis itu harus meyakini bahwa suatu hari nanti, rindu itu akan terobati. Mungkin di sebuah hari bertanggal 25 April 2015..

***END***

Notes :

Kependekan ya? Aduhh maaf ya…lagi buntu ini –“

Silahkan tinggalkan kritik dan saran anda untuk penulis amatiran ini..

Sesungguhnya kebaikan anda mengevaluasi saya akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Tuhan Yang Maha Kuasa (amiinnn) *jadi ceramah* karena evaluasi itu bisa mengubah seseorang menjadi lebih baik lagi. Hehehe.. akhir kata,

Maaf dan Terima kasih ^o^

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.