An Onew World
Author : ShamediA@2011
Main Cast : Lee JinKi a.k.a Onew SHINee & Park Sun Young a.k.a Luna f(x) –> LUNEW (루뉴) couple
Genre : Romance, Fan Fiction
Backsound : A Whole New World OST.Alladin
Notes : awalnya ff ini berjudul a whole new world *soalnya inspirasinya dari lagu itu* tapi ditengah – tengah bikin, jadi pengen ngganti judulnya hehe. ok, tetep RCL yaaa ^^ Gomawoo
happy reading ![]()
***CUE***
Unbelievable sights
Indescribable feeling
Soaring, tumbling, freewheeling
Through an endless diamond sky
*Author’s PoV*
“kalau begitu, let me share my onew world with you..”
“MWO?”
“ehm, eh a..aanniiyoo..mianhae, just forget it Luna-ah..annyeong”
KLIK
Namja tampan berkemeja biru muda itu langsung menutup teleponnya yang baru beberapa menit saja berlalu. Wajahnya nampak bersemu memerah. Terlihat sedikit kikuk dan bingung memikirkan kata – kata yang meluncur begitu saja dari bibirnya beberapa detik yang lalu. Namja imut yang juga tak kalah tampan bertubuh lebih kurus dari namja tampan itu menatapnya lekat – lekat. Bingung dengan perubahan yang terjadi dengan wajah tampan di depannya itu. Sedetik yang lalu wajah itu bersemu ceria sambil berbicara riang bahkan menyanyi dengan yang ada disebrang teleponnya. Dan sedetik setelahnya wajah tampan itu tampak memerah malu dan salah tingkah.
“wae? Kenapa kau menatapku seperti itu?”
Tampaknya namja tampan itu mulai menyadari sepasang mata sipit yang menatapnya tajam sedari tadi.
“hehe, anniyo hyung..” terkekeh pelan mengetahui namja tampan yang tak lain adalah hyungnya itu menyadari tatapannya.
“ah, tak mungkin. Kau pasti memikirkan sesuatu ne?”
Mulai memandang curiga dengan namja kurus didepannya.
“a..anni..”
Mencoba menyanggah, berharap namja chubby didepannya tidak mempermasalahkan hal ini lebih panjang. Namun sepertinya, harapan itu tak terwujud.
“sini kau pabo!!”
Sedetik kemudian kedua namja itu berlarian mengitari meja dan kursi diruangan tamu yang cukup besar itu sambil meneriaki satu sama lain.
“Ampuunn hyuungg!!!”
“Kemarii kauu Taemiinniiiee!!”
Di sudut sebuah kamar yang dipenuhi dengan lukisan dimana – mana. Seorang yeoja cantik duduk di pinggiran kasur berseprei bunga – bunga miliknya dan masih saja tersenyum dengan kedua pipi yang memerah. Membuatnya terlihat semakin, yeppeo.
“apa katanya tadi? Let me share my onew world with you? Hihi”
Terkekeh pelan sambil menggumam dengan dirinya sendiri. Mengingat telepon yang terakhir kali masuk di handphonenya. Dan masih teringat sangat jelas kata – kata namja itu. Namja tampan berpipi chubby dan bersuara lembut itu. Ah, ingin sekali yeoja itu kembali mendengar suaranya. Bila perlu merekamnya untuk dijadikan nada dering handphonenya.
Hey? Kenapa yeoja ini tiba – tiba menjadi seperti ini? Padahal belum 24 jam ia mengenal namja itu. Wae?
***
Seorang namja tampan berjalan menyusuri pinggir jalanan kota seoul. Sedikit lagi, ia akan sampai di tempat yang ia tuju. Sebuah gedung pertunjukkan berlantai 3 dan bisa dibilang mewah. Ada yang pasti sudah menunggunya disana. Ya, mereka yang memberinya kesempatan untuk menyalurkan bakat dan minatnya dibidang musik.
TAP…TAP..
Akhirnya tiba juga namja tampan ini di pelataran gedung mewah itu. Seorang namja bertubuh kurus sedang mondar – mandir di pintu utama gedung penuh kaca itu. Seorang namja lain berdiri bersendekap menyandar pada pinggir pintu. Tersenyum lembut melihat kedua namja itu gelisah menunggunya. Segera beranjak setengah berlari mendekati kedua namja itu.
“Annyeong hyung!!”
Kedua namja yang sedang gelisah langsung menampilkan raut lega begitu melihat seseorang yang mereka tunggu datang dan menyapa.
“Aiigooo Jinki-aa.. kemana saja kau ini?? “
“kami sudah menunggumu. Kajja..”
Kim Jaejoong dan Jung Yunho adalah produser dan manajer dari seorang Lee Jinki. Pianist sekaligus Penyanyi pendatang baru untuk sebuah perusahaan rekaman bertajuk KimEntertainment. Ya, Kim Entertainment adalah salah satu cabang dari perusahaan seni yang sudah cukup terkenal di seluruh korea juga di asia tenggara milik keluarga bermarga Kim, yang tak lain adalah keluarga Jaejoong.
“Ok Jinki-aa, nanti pada segment awal bawakan lagu Forever More terlebih dahulu, Setelah berbincang dengan MC barulah bawakan lagu Your Name, arra?”
“ne..ne arraseo hyung-aa”
Yunho mulai membriefing Jinki dibackstage. Jaejoong memperhatikan mereka berdua sambil sesekali menatap lembaran berisi susunan acara bertajuk “The First Debut Concert of ‘Lee Jinki – Forever More’ Album”
*reader : apaan sih thor? Author : ampun biasa otak lagi hang*
Tersenyum tipis sambil menggumam, “Come on Jinki, Fighting..! show us your sweat voice and your amazing fingers”
“Kau siap? “ Yunho kembali memastikan
Jinki hanya mengangguk sambil tersenyum. Jantungnya berdebar kencang. Sungguh ia sangat gugup saat ini. Inilah awal karir yang diinginkannya. Terlintas sebuah wajah cantik difikirnya. Berharap yeoja itu berada disini sekarang.
“Ok Jinki-aa, Fighting!!”
“Fuuh…” meniupkan nafas dan mulai beranjak menuju panggung yang diatasnya sudah terdapat sebuah piano besar dan sangat mewah.
Membungkuk perlahan dan tersenyum pada pengunjung yang datang dan mulai duduk dibalik piano hitam besar yang memang disediakan untuknya. Sekilas, ia bisa melihat Eomma, Appa dan Dongsaengnya duduk di kursi pengunjung barisan pertama membawa tulisan “Jinki Fightiing!!”
Tersenyum lembut dan mulai menekan tuts – tuts piano di depannya. Membuka bibir tebalnya dan mulai mengeluarkan suara lembutnya.
“Before we go to sleep tonight, we say our prayer and i hold you tight…”
*inget – inget pas jinki nyanyi Forever more sambil main piano, aigoo*
Seorang yeoja masih sibuk dengan kuas dan cat minyak warna – warni di tangannya. Kamarnya terlihat sangat berantakan. Wajahnya juga terlihat sangat lelah, namun itu tak menghentikan aktifitasnya saat ini. Tiba – tiba sebuah suara yang berasal dari TV di ruangan tengah berhasil membuatnya menghentikan aktifitasnya.
“and forever more, I’ll be the one to love you..to love you, when you need me I’ll be there to make you smile..”
Suara itu, terdengar familiar di telinga Yeoja cantik itu.
“omo..berbakat sekali pendatang baru ini..”
Mulai terdengar komentar Eommanya. Rupanya Eomma yang sedang menonton.
Segera yeoja cantik itu beranjak menuju ruang tengah, dan benar saja. Eomma yang sedang menonton TV sambil mengaduk adonan kue. Menyadari ada seseorang yang datang, yeoja paruh baya itu tersenyum dan menghentikan aktifitasnya.
“hmm, kalau mau ikut nonton jangan jauh – jauh gitu, Luna-aa”
“hehe ne Eomma..”
“Lihat itu, namja muda itu sangat berbakat ne?”
*Luna’s PoV*
Aku masih tak percaya dengan yang kulihat saat ini. Benarkah namja yang berada di TV itu namja itu? Namja yang beberapa hari ini dekat denganku? Namja yang kuberi julukan baru itu? Tapi kenapa namja ini tidak pernah bercerita bahwa ia seorang pemain piano dan penyanyi?
“..Jinki-ssi, benarkah kau ingin dipanggil dengan nama Onew? Ceritakan pada kami kenapa kau ingin dipanggil seperti itu ne?”
“hmm, karena seseorang mengatakan suaraku sangat lembut dan lebih jauhnya aku bisa membuat orang lain nyaman di dekatku. Karena itu ia memanggilku Onew. Dan aku menyukai panggilan itu, karena entah kenapa aku merasa lebih bersemangat mengingat nama itu..”
MWO? Dia menggunakan panggilan dariku?
“omo…siapa yang memberimu nama itu? Apakah orang yang spesial?”
“hmm..ne, cukup spesial hehe..”
“nugu-yaa??”
Terdengar teriakan dari penonton ‘Nugu Nugu Nugu’
“hm,mungkin kau bisa mengirim pesan untuknya, barangkali dia menonton acara ini sekarang Onew-ssi..”
“ehm..annyeong, gomawo sudah memberiku nama baru ini ne? Gomawo Luna-aa..”
OMO…
Ini benar – benar Onew? Onew yang ku kenal? Dia menyebut namaku barusan?
Eh tunggu, aku jadi teringat kemarin saat terakhir kali bertemu dengannya di atas pohon yang tak lain adalah tempat favorit kami.
#flashback
Onew oppa masih duduk disampingku sambil memperhatikan gerakan jariku yang menari indah di atas kertas gambar berukuran A4. Kali ini aku sedang membuat sketsa dari apa yang kulihat di depanku saat ini. Pemandangan sekitar sungai han ditambah dengan senja dan matahari yang beranjak pergi.
“hm..Oppa..” ku alihkan wajahku menatapnya
“ne?”
“besok temani aku disini lagi ya? Aku ingin menyelesaikan sketsa ini..”
Onew oppa tersenyum, lalu mengacak rambutku pelan dan berkata,
“ini kan sudah selesai? memang mau kau beri apa lagi heum? Menurutku ini sangat bagus”
“ah, kurang menarik oppa..lihatlah ini hanya menggunakan pensil biasa. Aku ingin menambahkan warna – warna supaya terlihat lebih indah, bagaimana menurutmu?”
“ne..ne.. mungkin lebih bagus dengan warna”
Selalu seperti itu. Terkadang namja ini menyebalkan karena berkata – kata singkat, padahal aku menjelaskan panjang lebar. Tapi walau begitu, aku tetap nyaman berada di dekatnya.
“jadi, temani aku besok ne?” kataku manja sambil menyandarkan kepalaku di bahunya. Segera tercium aroma mint yang khas yang juga membuatku nyaman dekat dengannya.
“hm, kenapa tidak kau selesaikan dirumah saja?”
“ah oppa… tidak enak tanpa melihat semua ini secara langsung.. temani aku ne?” kataku sambil menarik – narik lengannya.
“hm, mianhae Luna-aa bukannya aku tidak mau, tapi aku ada acara besok” katanya sambil menunduk
“hm,acara apa? Begitu pentingkah untukmu oppa?”
“ne, sangat penting. Aku tidak boleh melewatkannya Luna-aa.. mianhae..”
#endflashback
“ehem..” sebuah suara mengagetkan lamunanku
“apa Luna yang dimaksud namja itu adalah…” Eomma menatapku curiga
“aa..apa sih Eomma..”
“apa itu namja yang sering kau ceritakan pada Eomma?yang sering menemanimu akhir – akhir ini??heum?”
“ne Eomma.. namja ini..” dan pipiku pun mulai bersemu.
“aigoo, dia mulai menyanyi lagi..” Eomma menunjuk ke arah TV dan membesarkan volumenya.
“Nee gin saeng meori, nan hwanghol hae Nal seuchyeogal ddae, ajjil han geol nan Geureol ddaemada nan, nae yeppeun eereumeul.. Bulleobogo shipeo eereokhae…”
(I’m entranced by your long, straight hair, I feel dizzy when you pass me by, whenever that happens, i want to call out your pretty name Like this..)
Suara itu, begitu lembut dan indah di telingaku. Wajah itu, terlihat semakin tampan. Neomu kyeopta ne?
Hmm, i wanna know more about you and i wanna entering your Onew world, may I?
***to be continue***
Eotthokke? Just leave your comment ne? Say it worst if it really bad, and gimme some advice ok? But if you like it, just push the Like button. Hehe gomawoo ^o^